Untukmu yang sedang menunggu kehadirannya…


redbubble.net

Umumnya para gadis memiliki kriteria calon suami yg diinginkan. Sering malah jadinya diimpikan atau didambakan.

Yang kadang berujung pada penolakan pada si dia yang tidak memenuhi satu atau dua dari tiga puluh atau malah seratus kriteria yg ditentukan oleh si gadis.

Sejujurnya itu wajar, sangat lumrah.. Siapa yang tidak ingin memiliki pendamping hidup sholeh bak Abu Bakar, tangguh dan bertanggung jawab layaknya Umar Bin Khottob, kaya raya laksana Usman bin affan, semakin lengkap karena secerdas Ali.

Tapi pertanyaannya, apa iya kesemuaan itu terlahir dari satu sosok? (Kalau iya ada, tolong sisakan satu, akan aku jodohkan dengan adikku).

Kenyataannya Fatimah putri tersayang Rosululloh hanya memiliki si cerdas Ali bin Abi Tholib, yang melamarnya dengan baju besi pemberian Rosul, tidak kaya.

Lantas siapa kita… Yang dengan keyakinan melangit, menulis satu, dua hingga seratus kriteria untuk si dia yg berhak menjadi imam kita. Biasanya dimulai dari sholeh, pinter, mapan, bla.. Bla.. Bla…

Sekali lagi itu wajar… Sungguh sangat wajar…

Tapi jangan lupa dengan janji Allah, janji Nya untuk menjodohkan lelaki baik dengan wanita baik, pezina dengan pezina.

Bukankah sangat lucu, jika seorang peminum mendambakan menikahi seorang gadis penghafal Al qur’an…? Atau seorang pembunuh mendambakan menikah dengan seorang polisi wanita.. Sangat tidak mungkin..

Karena itu, mari sejenak kita renungkan, jika kamu adalah si gadis yang sudah terlanjur membuat seabrek kriteria calon suami untuk mu, mari kita cek ulang. Pertanyaannya, apakah kamu sudah layak untk lelaki dengan kriteria seperti yg kamu dambakan?

Menginginkan yang sholeh… Sudah berusaha kah untk sholehah?? Menginginkan hafidz… Sudah berusahakah mencintai Al Qur’an dan menghafalnya??

Menginginkan lelaki kaya… Kamu siapa? Posisinya dimana? Nongkrong dengan siapa? Kalau kamu nongkrongnya di warung pinggir jalan, sepertinya kesempatan kamu untuk bertemu lelaki kaya sangat sedikit.

Karena lelaki kaya nongkrongnya bukan di warung pinggir jalan, paling ga di kafe atau restauran. Ayoo laaahh… Ini dunia nyata, bukan sinetron atau serial FTV.

Perbaiki diri…

Untuk itu… Daripada berangkuh diri membuat standar dan kriteria yang sangat melangit untuk calon suamimu.. Lebih baik kita perbaiki diri, menjadi lebih baik.

Bukan menunggu lelaki sempurna yang memenuhi semua kriteria kita, tapi melakukan semua yang menjadi kriteria itu, jika ingin lelaki sholeh, jadilah sholehah, ingin lelaki pintar, jadilah wanita pembelajar.

Agar Allah memandang kita layak untuk mendapatkan lelaki sholeh, yang kaya, pinter dan bertanggung jawab. Karena bisa jadi… Penantianmu saat ini menjadi sangat lama, dikarenakan kamu menuntut terlalu banyak.

Allah ingin mengabulkan semua permintaanmu untuk lelaki idaman yg memenuhi kriteriamu, karena Allah teramat menyayangimu, tetapi masalahnya kamu sendiri belum layak untuk mendapatkannya.

Semoga menjadi bahan renungan…
Medan 25 januari 2018

What's Your Reaction?

Suka Suka
5
Suka
Sedih Sedih
0
Sedih
Lucu Lucu
0
Lucu
Takjub Takjub
0
Takjub
Keren Keren
0
Keren
GaSuka GaSuka
0
GaSuka
GaPeduli GaPeduli
0
GaPeduli
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Hesty Asnita

Hesty Asnita adalah seorang ibu yang bergabung dengan LaTahzan.id sejak 03 Januari 2018.

You may also like